Do You Remember the First Time?

by Reno NismaraNov 18, 2020

Tersedia dalam bahasa:

Sekilas tentang momen perdana, upaya adaptasi, dan memperkenalkan: Printscreen.

Kapan terakhir kali Anda melakukan sesuatu untuk pertama kalinya? Sebelum 2020, pertanyaan tersebut bisa jadi sulit terjawab oleh kebanyakan orang karena, besar kemungkinannya, kita memang sudah terlalu lama tidak mencoba hal baru. Entah karena terlalu disibukkan rutinitas, memilih untuk bermain aman, tidak didukung sumber daya yang memadai, maupun alasan juga hambatan lain.

Namun ketika 2020 datang, dengan berbagai situasi dan kondisinya, kita seperti dipaksa untuk mencicipi hal-hal yang tak terbayangkan sebelumnya. Ada yang bekerja dari rumah selama berbulan-bulan, mengenakan masker ke mana-mana, memulai hobi atau malah bisnis baru, membeli tiket untuk menonton konser dari kenyamanan kamar sendiri, sesi minum-minum bersama teman di ruang virtual, atau sekadar menghabiskan waktu lebih lama bersama keluarga di rumah.

Harus diakui — atau justru lumrah? — bahwa banyak pihak, termasuk kami, yang menganggap 2020 sebagai tahun yang penuh tantangan. Tetapi mungkin pola pikir bahwa kita telah dan, mengingat tahun ini masih menyisakan satu bulan lagi, akan mengalami banyak momen perdana mampu memuluskan proses adaptasi. Apalagi kita sebetulnya tetap akan ada dalam mode di-rumah-saja sampai segala infrastruktur dinyatakan aman sentosa.

Atas dasar semangat itulah kolektif kreatif Studiorama bersama biro desain Table Six memutuskan kolaborasi membuat Printscreen yang sedang Anda baca ini, sebuah publikasi multimedia yang pada esensinya membahas budaya populer. Kedua kolaborator memang tidak punya pengalaman menghasilkan sesuatu yang seperti ini sebelumnya, tetapi ada keinginan dari kami untuk mencoba hal baru serta menghadirkan kebaruan secara konten maupun metode/desain dalam menyajikannya. Jadi, jawaban kami untuk pertanyaan yang membuka tulisan ini adalah: sekarang.

Selamat menikmati Printscreen.

P.S. terkait momen perdana, silakan dengar playlist berisi lagu-lagu yang sukses mencuri perhatian saya sejak pendengaran pertama di bawah ini.

About the Author

Reno Nismara
-
Enam jahitan di kepala membuatnya percaya bahwa hidup penuh dengan sudut-sudut tajam. Salah satu pendiri kolektif kreatif Studiorama dan vokalis sekaligus pengocok tamborin untuk unit musik Crayola Eyes.
Share Article

Sign up for our monthly newsletter and get the best of Printscreen in your in-box

© copyright 2020 Printscreen